Bengkel Las Jombang : Pagar, Tralis, Tangga, Pintu

Informasi mengenai bengkel las di Jombang dan sekitarnya untuk mengerjakan pagar besi, tralis, tangga putar, pintu geser, harmonika, kanopi, dan konstruksi baja. Kami juga membagikan untuk anda informasi mengenai Desain Pagar Anti Climb dan Desain Pagar Anjing yang mungkin sedang anda cari atau diperlukan oleh pengunjung yang lain. Hal lain, misalnya tentang Desain Pagar Batu Alam dan jasa perbengkelan di Jombang, Mojokerto, Kediri, Nganjuk, dan sekitarnya bisa langsung menghungi petugas kami.

Faktor yang mempengaruhi mutu sambungan las : TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN

Faktor yang mempengaruhi mutu sambungan las

Untuk memperoleh sambungan las yang memuaskan, gabungan dari banyak keahlian individu diperlukan, mulai dari perencanaan las sampai operasi pengelasan. Faktor-faktof yang mempengaruhi kualitas sambungan las

Elektroda yang sesuai, alat las, dan prosedur

Ukuran elektroda dipilih berdasarkan ukuran las yang akan dibuat dan arus listrik yang dihasilkan oleh alat las. Karena umumnya mesin las mempunyai pengatur untuk memperkecil arus listrik, elektroda yang lebih kecil dari kemampuan maksimum mudah diakomodasi dan sebaiknya digunakan. Oleh karena penimbunan logam las pada pengelasan busur nyala terjadi akibat medan elektromagnetis dan bukan akibat gravitasi, pengelasan tidak harus dilakukan pada posisi tidur atau horisontal. Empat posisi pengelasan utama diperlihatkan pada Gambar. Sebaiknya dihindari (bila mungkin) posisi menghadap ke atas karena merupakan posisi yang paling sulit. Sambungan yang dilas di bengkel biasanya diletakkan pada posisi tidur atau horisontal, tetapi las lapangan dapat sembarang posisi pengelasan yang tergantung pada orientasi sambungan. Posisi pengelasan untuk las lapangan sebaiknya diperhatikan dengan teliti oleh perencana.
 
Gambar Macam-macam pemakaian las sudut



Persiapan tepi yang sesuai

Persiapan tepi yang umum, untuk las tumpul diperlihatkan pada Gambar. Lebar celah (root opening) R adalah jarak pisah antara potongan yang akan disambung dan dibuat agar elektroda dapat menembus dasar sarnbungan. Semakin kecil lebar celah, semakin besarlah sudut lereng yang harus dibuat. Tepi runcing pada Gambar (a) akan mengalami pembakaran menerus (burn-through) jika tidak diberikan plat pelindung (backup plate) seperti pada Gambar (b). Plat pelindung umumnya digunakan bila pengelasan, dilakukan hanya dari satu sisi. Masalah pembakaran menerus dapat dibatasi jika lerengnya diberi bagian tegak seperti pada Gambar (c).

Pembuat las sebaiknya tidak memberikan plat pelindung bila sudah ada bagian tegak, karena kemungkinan besar kantung gas akan terbentuk sehingga merintangi las penetrasi sempurna. Kadang-kadang pemisah seperti yang diperlihatkan pada Gambar (d) diberikan untuk mencegah pembakaran menerus, tetapi pemisah ini dicabut kembali sebelum sisi kedua dilas.
 
Gambar Kombinasi las baji dan pasak dengan las sudut



Pengontrolan

Faktor lain yang mempengaruhi kualitas las adalah penyusutan. Jika las titik diberikan secara menerus pada suatu plat, maka plat akan mengalami distorsi (perubahan geometri). Distorsi ini akan terjadi jika tidak berhati-hati baik dalam perencanaan sambungan maupun prosedur pengelasan.

Berikut ini adalah ringkasan cara untuk memperkecil distorsi
− Perkecil gaya susut dengan:
o Menggunakan logam las minimum; untuk las tumpul, lebar celah jangan lebih besar dari yang diperlukan, jangan mengelas berlebihan
o Sedapat mungkin mempersedikit jumlah lintasan
o Melakukan persiapan tepi dan penyesuaian yang tepat
o Menggunakan las terputus-putus, minimal untuk sambungan prakonstruksi
o Menggunakan langkah mundur (backstepping), yaitu menimbun las pada las sebelumnya yang telah selesai, atau menimbun dalam arah berlawanan dengan arah pengelasan sambungan.

− Biarkan penyusutan terjadi dengan:
o Mengungkit plat sehingga setelah penyusutan terjadi plat akan berada pada posisi yang tepat.
o Menggunakan potongan yang diberi lenturan awal.

− Seimbangkan gaya susut dengan:
o Melakukan pengelasan simetris; las sudut pada setiap sisi potongan menghasilkan pengaruh yang saling menghilangkan
o Menggunakan segmen las tersebar
o Pemukulan, yaitu meregangkan logam dengan sejumlah pukulan
o Menggunakan klem, alat pemegang dan lain-lain; alat ini membuat logam las meregang ketika mendingin.

 

Posisi pengelasan

 

Persiapan tepi untuk las tumpul

 

Selengkapnya: TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN

..

 

- Jenis Besi Railing Tangga - Railing Tangga Besi Klasik - Railing Tangga Besi Tempa Klasik Minimalis - 90 Contoh Desain Railing Tangga Klasik Besi Tempa - Railing Tangga Besi Minimalis - Railing Tangga Besi Tempa Minimalis - Harga Railing Tangga Besi Minimalis - Harga Railing Tangga Besi Per Meter - Model Railing Tangga Besi - Railing Tangga Plat Besi 

Jenis las : TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN

Jenis las


Jenis las yang umum adalah las tumpul, sudut, baji (slot), dan pasak (plug) seperti yang diperlihatkan pada Gambar. Setiap jenis las memiliki keuntungan tersendiri yang menentukan jangkauan pemakaiannya. Secara kasar, persentase pemakaian keempat jenis tersebut untuk konstruksi las adalah sebagai berikut: las tumpul, 15%; las sudut, 80%; dan sisanya 5% terdiri dari las baji, las pasak dan las khusus lainnya.

Las Tumpul

Las tumpul (groove weld) terutama dipakai untuk menyambung batang struktural yang bertemu dalam satu bidang. Karena las tumpul biasanya ditujukan untuk menyalurkan semua beban batang yang disambungnya, las ini harus memiliki kekuatan yang sama seperti potongan yang disambungnya. Las tumpul seperti ini disebut las tumpul penetrasi sempurna. Bila sambungan direncanakan sedemikian rupa hingga las tumpul tidak diberikan sepanjang ketebalan potongan yang disambung, maka las ini disebut las tumpul penetrasi parsial.


Gambar Jenis las



Banyak variasi las tumpul dapat dibuat dan masing-masing dibedakan menurut bentuknya. Las tumpul umumnya memerlukan penyiapan tepi tertentu dan disebut menurut jenis penyiapan yang dilakukan. Gambar  memperlihatkan jenis las tumpul yang umum dan menunjukan penyiapan alur yang diperlukan. Pemilihan las tumpul yang sesuai tergantung pada proses pengelasan yang digunakan, biaya penyiapan tepi, dan biaya pembuatan las. Las tumpul juga dapat dipakai pada sambungan tegak.

Las Sudut

Las sudut bersifat ekonomis secara keseluruhan, mudah dibuat, dan mampu beradaptasi, serta merupakan jenis las yang paling banyak dipakai dibandingkan jenis las dasar yang lain. Beberapa pemakaian las sudut diperlihatkan pada Gambar 6.20. Las ini umumnya memerlukan lebih sedikit presisi dalam pemasangan karena potongannya saling bertumpang (overlap), sedang las tumpul memerlukan kesejajaran yang tepat dan alur tertentu antara potongan. Las sudut terutama menguntungkan untuk pengelasan di lapangan, dan untuk menyesuaikan kembali batang atau sambungan yang difabrikasi dengan toleransi tertentu tetapi tidak cocok dengan yang dikehendaki. Selain itu, tepi potongan yang disambung jarang memerlukan penyiapan khusus, seperti pemiringan (beveling). atau penegakan, karena kondisi tepi dari proses pemotongan nyala (flame cutting) atau pemotongan geser umumnya memadai.


Gambar Jenis las tumpul



Las Baji dan Pasak

Las baji dan pasak dapat dipakai secara tersendiri pada sambungan seperti yang diperlihatkan dalam Gambar (c) dan (d), atau dipakai bersama-sama dengan las sudut seperti yang ditunjukkan dalam Gambar . Manfaat utama las baji dan pasak ialah menyalurkan gaya geser pada sambungan lewatan bila ukuran sambungan membatasi panjang yang tersedia untuk las sudut atau las sisi lainnya. Las baji dan pasak juga berguna untuk mencegah terjadinya tekuk pada bagian yang saling bertumpang.

 

 

Selengkapnya: TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN

 

- Harga Railing Tangga Pipa Besi - Harga Railing Tangga Besi Tempa Per Meter - Pemasangan Railing Tangga Besi - Cara Pemasangan Railing Tangga Besi - Harga Railing Tangga Besi Surabaya - Harga Railing Tangga Besi Tempa - Model Railing Tangga Besi Tempa - Harga Railing Tangga Besi Ulir - Ukuran Railing Tangga Besi - Besi Untuk Railing Tangga  

Sambungan sudut portal kaku : Penggunaan Konstruksi Baja

Penggunaan Konstruksi Baja 

 

Pada perencanaan portal kaku menurut perencanaan plastis, pemindahan tegangan yang aman di pertemuan balok dan kolom sangat penting. Bila batang-batang bertemu hingga badannya terletak pada bidang portal, pertemuannya disebut sambungan sudut (knee joint). Sambungan yang sering digunakan adalah:
Sudut lurus dengan atau tanpa pengaku diagonal atau lainnya (Gambar a dan b)
Sudut lurus dengan konsol (Gambar c)
Sudut dengan pelebaran lurus (straight haunched) (Gambar d)
Sudut dengan pelebaran lengkung (curved haunched) (Gambar e)

 

Sambungan sudut portal kaku





Selengkapnya : Teknik Struktur Bangunan

..

 

- Railing Tangga Kawat - Model Railing Tangga Stainless Minimalis - Harga Railing Tangga Minimalis Stainless Steel - Railing Tangga Stainless Steel Minimalis 2017 - Motif Railing Tangga Stainless

Sambungan menerus balok ke kolom & ke balok : Penggunaan Konstruksi Baja

Penggunaan Konstruksi Baja

 

 Sambungan menerus balok ke kolom

Sambungan menerus balok ke kolom bertujuan untuk memindahkan semua momen dan memperkecil atau meniadakan rotasi batang pada sambungan (jenis sambungan portal kaku). Karena sayap suatu balok memikul hampir seluruh momen lentur melalui gaya tarik dan gaya tekan sayap yang terpisah oleh lengan momen yang kira-kira sama dengan tinggi balok. Karena gaya geser utamanya dipikul oleh badan balok, maka kontinuitas penuh mengharuskan gaya geser dipindahkan langsung dari badan balok.

Konstruksi sambungan menerus balok ke kolom dapat diletakan ke sayap kolom dengan menggunakan sambungan las (Gambar) atau dengan sambungan baut (Gambar). Selain itu sambungan kolom juga dapat diletakan ke badan kolom seperti pada Gambar. Kolom dapat berhubungan secara kaku dengan balok-balok pada kedua sayapnya, seperti pada gambar (a), (b) dan (c), atau yang hanya disambungkan pada satu sayap seperti pada gambar (d).

 

Sambungan menerus balok dengan baut ke sayap kolom



Sambungan menerus balok yang dilas ke sayap kolom


 Sambungan menerus balok ke balok

Bila sambungan balok bertemu secara tegak lurus dengan balok atau gelagar lain, balok dapat disambungkan ke badan gelagar dengan sambungan balok sederhana atau dengan gabungan dudukan dan sambungan balok sederhana. Untuk balok menerus dengan kontinuitas yang akan dipertahankan, sambungan harus memiliki derajat kekakuan yang lebih tinggi. Tujuan sambungan balok ke balok adalah untuk menyalurkan gaya tarik pada salah satu sayap balok ke balok lain yang bertemu pada sisi badan balok atau gelagar yang lain. Sambungan ini dibedakan atas: sambungan dengan sayap-sayap tarik yang bertemu tidak disambung secara kaku (gambar) dan sambungan dengan sayap-sayap yang bertemu dan disambungkan secara kaku (gambar)

Sambungan menerus balok ke balok dengan sayap yang tidak disambung secara kaku     

Sambungan menerus balok ke balok dengan sayap yang disambung secara kaku

Selengkapnya : Teknik Struktur Bangunan

..

- Railing Tangga Aluminium - Railing Tangga Alferon - Railing Tangga Autocad - Railing Tangga Abstrak - Tangga Railing Atap - Harga Railing Tangga Acrylic - Railing Tangga Besi Hollow - Railing Tangga Besi Ulir - Railing Tangga Besi Tempa - Railing Tangga Baja Ringan - Railing Tangga Besi Bulat - Railing Tangga Beton - Railing Tangga Besi Dan Kayu 

.







Layanan Jasa Konstruksi dan Pengelasan



Kami

Melayani Desain, Produksi, Pemasangan, dan Perbaikan:

Halaman INFO :